Musik 2012: TWIT4PJ

Pearl Jam

Pearl Jam

Saya tidak memahami obsesi orang-orang Amerika Serikat terhadap penjara. Film dengan latar penjara sepertinya sangat digemari, dan dihargai, disana. Sebut saja The Shawshank Redemption (1994). Film ini bahkan terpilih menjadi film terhebat sepanjang sejarah versi IMDB, sebuah portal lengkap mengenai segala hal terkait film.

Saya sendiri tidak begitu suka dengan kisah berlatar penjara. Terlalu gelap dan mengerikan.

Namun demikian, The Shawshank Redemption, seperti juga film-film hebat lainnya, memberi saya inspirasi. Memberi gagasan yang jelas, sebening kristal.

Dalam film itu, Andy Dufresne (tokoh utama) mendapat tugas mengembangkan perpustakaan penjara. Dalam upayanya mengembangkan perpustakaan itu hingga ke level yang tidak terbayangkan sebelumnya, dia menulis surat ke kongres dan instansi-instansi pemerintah lainnya. Intinya: meminta bantuan berupa buku bekas, fasilitas pendukung, dan dana. Continue reading

Pearl Jam Nite VI : Love Boat Twenty

Pearl Jam Nite VI

Untuk menyatakan kehadiran (RSVP) harap kunjungi Facebook Event.

Pemutaran film PEARL JAM TWENTY (PJ20) di hadapan 500 fans di Epicentrum XXI Kuningan, Jakarta, 20 September 2011 lalu membuat Indonesia secara resmi masuk dalam pantauan radar manajemen Pearl Jam (PJ). Acara swadaya itu tak terbantahkan lagi telah menjadi satu tonggak penting dalam kampanye “Bring PJ to Indonesia” berskala internasional yang sudah bergulir setidaknya selama 5 tahun terakhir ini.

Tonggak penting lainnya adalah PJ Nite. Sebuah pagelaran musik yang menu utamanya adalah covering lagu-lagu PJ, dari yang merupakan hits sejuta umat hingga nomor-nomor langka yang mungkin tidak pernah dimainkan di pagelaran musik lokal manapun di Indonesia. Continue reading